Komisi D Mengunjungi Puskesmas Moyudan terkait Pelayanan Kesehatan

setdprd.slemankab.go.id – Komisi D DPRD Kabupaten Sleman bidang kesejahteraan rakyat mengunjungi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Moyudan Sleman. Rombongan yang  dipimpin oleh Ketua Komisi D M. Arif Priyo Susanto, S.Si., Wakil Ketua dr. Raudi Akmal, Sekretaris Muh. Zuhdan, S.Pd., dan anggota Danang Maharsa, S.E., Benedicte Rury Tyas Pramuri, S.E., Tri Mulia Wijayanti, S.ST., H. Nafsir Fauzi, S.H., Yani Fathurahman, S.Pd.I., Fika Chusnul Chotimah, S.H., dan H. Suryana, A.Md.Kes., Rombongan Komisi D diterima langsung oleh Kepala Puskesmas Moyudan dr. Desi Arijadi beserta jajarannya di lingkungan Puskesmas Moyudan Sleman(16/1).

Ketua Komisi D Arif Priyo menyampaikan maksud dan tujuan Komisi D mengunjungi Puskesmas Moyudan adalah untuk mengetahui pelayanan kesehatan di puskesmas Moyudan dan kondisi kesehatan masyarakat diwilayah kecamatan Moyudan. “Mengenai problem yang ada di Puskesmas Moyudan agar bisa disampaikan ke Komisi D dan Dinas Kesehatan Sleman untuk bisa segera di proses supaya layanan kesehatan di Puskesmas Moyudan agar segera yang diharapkan”, tambahnya.

Dr. Desi kepala Puskesmas Moyudan menyampaikan secara umum upaya kesehatan terdiri atas dua unsure utama, yaitu Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP), UKM di Puskesmas sendiri ada 5 kegiatan esensial missal pelayanan kesehatan ibu dan anak, promosi tentang kesehatan, kesehatan lingkungan gizi masyarakat, pencegahan penyakit, penyuluhan ke masyarakat dan pembinaan posyandu.

Terkait UHC (Universal Health Coverage) bahwa Puskesmas Moyudan baru tahap mengupayakan untuk sosialisasi tentang program UHC berkaitan dengan kepesertaan BPJS. UHC sendiri merupakan sistem kesehatan yang memastikan setiap masyarakat memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bermutu dengan biaya yang terjangkau.  Ada dua elemen inti UHC yakni akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu bagi setiap warga, dan perlindungan risiko finansial ketika warga kurang mampu menggunakan pelayanan kesehatan, terdapat 3 tujuan UHC yaitu kesetaraan dalam mengakses layanan kesehatan, semua orang akan mendapatkan layanan yang mereka butuhkan, tidak hanya terbatas bagi mereka yang dapat membayar layanan tersebut, kualitas layanan kesehatan yang diberikan harus cukup baik sehingga kondisi kesehatan penerima layanan akan semakin baik, dan masyarakat terlindungi dari risiko finansial, memastikan bahwa biaya yang dikeluarkan tidak akan memberikan pengaruh secara signifikan pada kondisi keuangan penerima layanan.

Terkait masalah kesehatan yang ada di Moyudan dr. Desi menyampaikan beberapa masalah kesehatan yang ada di Kecamatan Moyudan, seperti ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), hipertensi, diabetes, jantung, stroke dan stunting dll. ODGJ di Moyudan tercatat cukup tinggi, terdapat 158 kasus gangguan jiwa, dan rata-rata masih usia produktif dengan rentang usia 30-55 tahun dan yang terobati hanya sekitar 50%, untuk menanggulangi tingginya ODGJ Puskesmas tidak bisa berjalan sendiri perlu adanya kerja sama lintas sektor meliputi Muspika, KUA, Badan KB, dan desa. Dengan membentuk Tim penanggulangan gangguan jiwa tingkat Kecamatan langkah – langkah yang sudah berjalan adalah rujukan pasien dan pendampingan, adanya peer education ke tingkat sekolah SD, SMP, SMA, pembinaan kesehatan jiwa yang disosialisasikan lewatkan Posyandu dan kegiatan – kegiatan di Dusun yang terindikasi mempunyai kasus ODGJ terbanyak.

Selain itu juga terdapat masalah terkait dengan kurangnya tenaga kerja yang ada di puskesmas, sarana dan prasarana. Puskemas Moyudan hanya memiliki 3 dokter umum dan 1 dokter gigi, 5 perawat dan 6 tenaga bidan. Sehingga untuk survey ke masyarakat lumayan sulit karena kurangnya tenaga kerja.

Menanggapi hal tersebut ketua komisi D Arif Priyo menyampaikan untuk masalah layanan kesehatan mengenai kebutuhan dan penganggaran bisa didorong Komisi D melalui Dinas Kesehatan

Selanjutnya komisi D DPRD bersama jajaran puskesmas meninjau langsung ruangan- ruangan yang ada di puskesmas Moyudan untuk mengetahui bagaimanan pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas Moyudan.

©Humas, 2020 (afp)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *