Perlu Strategi Promosi Pariwisata di Era New Normal

Setdprd.slemankab.go.id – Komisi B DPRD Kabupaten Sleman bersama dinas pariwisata sleman meninjau kesiapan tempat pariwisata terkait penerapan new normal di pandemi covid-19. Komisi B mengikuti simulasi protokol kesehatan di Tebing Breksi dan tempat wisata Candi ijo, rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Tri Nugroho, S.E., dan Ketua Komisi B Nurhidayat, A.Md (2/7).


Komisi B mengapresiasi langkah yang di ambil Pemerintah Kabupaten Sleman terkait kenormalan baru di tengah pandemi covid-19 ini, karena beberapa bulan terakhir perekonomian masyarakat dari berbagai sektor industri terhenti akibat wabah covid-19.


Nurhidayat menyampaikan apresiasinya terkait simulasi protokol kesehatan yang ada di lingkungan Taman Tebing Breksi, di Candi Ijo contohnya, pengunjung dibatasi maximal 80 orang per sesi dan diberi tanda seperti nametag, selain itu diwajibkan cek suhu, cuci tangan, bermasker dan wajib social distancing.


Ketua Pengelola Taman wisata Tebing Breksi Kholiq Budianto menjelaskan terkait Protokol kesehatan di Tebing Breksi di era new normal. Pengelola membuat SOP yang ditujukan bagi pengelola dan karyawan, SOP bagi kegiatan ekonomi non pengelola ( kuliner, jeep wisata, wahana spot foto, dan guide ) dan SOP bagi pengunjung Tebing Breksi. Pengelola juga menyediakan berbagai fasilitas kesehatan, tersedia puluhan wastafel di titik-titik strategis, terdapat medical center lengkap dengan petugas medis dan peralatan medis. Untuk rekayasa membludaknya pengunjung pihak pengelola tebing Breksi sudah menyiapkan skenario dari pertigaan Jl. Prambanan – Piyungan. Jika nanti terdapat penumpukan pengunjung atau melebihi kapasitas tempat wisata, kendaraan yang akan masuk breksi dan sekitarnya di arahkan ke tempat wisata lain.
Selanjutnya arahan dari Dinas Pariwisata Provinsi DIY tentang pendataan pengunjung bisa dilakukan dalam bentuk scan QR code/ barcode yang terintegrasi ke pusat untuk pemantauan jumlah wisatawan.

©Humas DPRD 2020, (afp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *