Komisi A menghimbau Desa agar Lebih Cermat Dalam Pendataan terkait BLT Dana Desa

setdprd.slemankab.go.id – Komisi A DPRD Kabupaten Sleman dipimpin langsung oleh Ani Martanti, S.T bersama Kepala  dinas PMD Drs Budiharjo, M.Si. melakukan monitoring mekanisme penyaluran bantuan dana desa di Kelurahan Trihanggo Gamping Sleman (6/7).

Menindak lanjuti dari berbagai kasus yang berkembang di kalangan masyarakat, tentang adanya sebagian warga yang terdampak covid-19 namun belum mendapatkan bantuan dana desa, ketua Komisi A menghimbau kepada Kepala Desa Trihanggo agar lebih cermat dalam mendata warganya yang layak mendapatkan bantuan tersebut, jangan sampai salah sasaran dan jangan sampai yang sudah mendapatkan bantuan lain dari pemerintah pusat entah itu dari Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Paket Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hinga Kartu Prakerja.

Kepala Desa Trihanggo Herman Budi Prasetya, S.E. menjelaskan terkait Bantuan dana desa di Trihanggo ada 176 orang yang mendapat bantuan namun ada 1 orang yang mengundurkan diri dikarenakan sudah mendapatkan bantuan yang lain, sehingga total penerima bantuan dana desa 175 orang.  Basis data didapat dari RT, RW, Dukuh dan langsung diberikan ke Dinas Sosial. Di desa Trihanggo sendiri hanya ada satu dua orang saja yang menanyakan belum mendapatkan bantuan dana desa tersebut, namun pihak Kelurahan akan lebih mencermati mana yang benar-benar membutuhkan bantuan atau hanya oknum yang tidak sadar diri dan sekedar mencari-cari keuntungan. Untuk mekanisme pengambilan dana bantuan sendiri wajib diambil yang bersangkutan langsung, apabila yang bersangkutan sedang sakit atau tidak bisa hadir wajib membawa Surat Kuasa bermaterai 6000, disamping itu mekanisme pengambilan dana bantuan tetap memperhatikan Social Distancing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

©Humas DPRD 2020, (pint)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *