Penyampaian Nota Keuangan Raperda APBD Kabupaten Sleman Tahun 2022

setdprd.slemankab.go.id – DPRD Kabupaten Sleman kembali menggelar Rapat Paripurna, rapat paripurna dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Raperda tentang APBD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2022. Rapat Paripurna digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Jalannya rapat paripurna melalui virtual, hanya dihadiri oleh Pimpinan DPRD, Bupati, serta Ketua – ketua Fraksi (28/7/2021).

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Haris Sugiharta, S.I.P menyampaikan “sesuai dengan Pasal 104 dan Pasal 105 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah bahwa Kepala Daerah menyampaikan Raperda tentang APBD kepada DPRD disertai penjelasan dan dokumen pendukungnya, tata cara pembahasan raperda tentang APBD, dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pembahasan yang dilakukan Badan Anggaran  dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah sudah selesai, dan pada tanggal 23 Juli 2021 telah ditandatangani  Nota Kesepakatan Bersama. Oleh karena itu  sesuai dengan tata tertib  DPRD agenda Rapat Paripurna  pada hari ini adalah Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2022”, selanjutnya fraksi-fraksi DPRD untuk menyiapkan Pandangan Umum Fraksi, tambahnya.

Selanjutnya Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo dalam penyampaian Nota Keuangan menyampaikan penyusunan rancangan APBD Tahun 2022 didasarkan pada prinsip-prinsip penyusunan anggaran yaitu tertib taat pada peraturan perundang-undangan efektif efisien ekonomis dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan dan manfaat untuk masyarakat rancangan APBD Tahun 2022 disusun berdasarkan asumsi-asumsi sebagai berikut pertumbuhan ekonomi sebesar antara 3,71% – 5,90%, tingkat inflasi sebesar antara 1,80%  – 3,7%, tingkat kemiskinan sebesar antara 6,87% – 7,83%, tingkat pengangguran sebesar 5,95%. Target pendapatan dalam rancangan APBD Tahun 2022 Rp 2.667,91 miliar. Target pendapatan ini terdiri dari pendapatan asli daerah Rp 812,80 miliar, pendapatan transfer Rp1.848,46 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 6,65 miliar. Alokasi belanja digunakan dalam rangka pencapaian target sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD tahun 2021-2026 dan RKPD Tahun 2022 serta untuk mendukung pencapaian visi Kabupaten Sleman tahun 2021 – 2026 yaitu Terwujudnya Sleman sebagai rumah bersama yang cerdas, Sejahtera, berdaya saing, menghargai perbedaan dan memiliki jiwa gotong royong.

Alokasi anggaran program dan kegiatan tersebar di SKPD sesuai dengan tugas, pokok dan fungsinya berpedoman pada skala prioritas pembangunan daerah berdasarkan tema pembangunan Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2022 yaitu “mempercepat kebangkitan ekonomi dan pemulihan kondisi sosial masyarakat Sleman”. Prioritas pembangunan daerah Tahun 2022 yaitu ekonomi, kemiskinan, kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, infrastruktur, kebudayaan, dan lingkungan hidup.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *