Rapat Koordinasi Pimpinan Kapanewon Ngemplak, Jelang Gelaran Pilihan Lurah

setdprd.slemankab.go.id – Pemkab Sleman telah memutuskan bahwa penyelenggaraan pemilihan lurah serentak akan digelar pada 31 Oktober 2021, penundaan ini dikarenakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diperpanjang. Agenda awal pada 22 Agustus ditunda lagi hingga 12 September sebagai akibat Mendagri kembali melakukan perpanjangan PPKM hingga 16 September.
Panewu Ngemplak Dra. Siti Wahyu Purwaningsih dalam sambutannya, “ kami mengajak seluruh pihak untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan pemilihan lurah serentak agar dapat terlaksana dengan baik dan tidak menyisakan berbagai permasalahan. Bagi kalurahan yang melaksanakan pilkades, Bupati meminta untuk segera mempersiapkan diri agar pemilihan lurah bisa dilaksanakan secara demokratis berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Keberadaan lurah defenitif juga perlu kepastian hukum untuk menjalankan roda pemerintahan di kalurahan” . Hal ini mengemuka dalam acara Forum Komunikasi Kapanewon Ngemplak yang berlangsung pada Senin 13 September 2021 bertempat di Pendopo Kapanewon dengan menghadirkan anggota forum kapanewon, anggota dewan dan undangan. Acara Sambutan dari Panewu Ngemplak, Ketua dan anggotaa DPRD Sleman dilanjutkan diskusi dan tanya jawab.
Hadir dalam kesempatan tersebut Nila Rifianti, S.Pd., Hj. Sumaryatin S.Sos dan Nur Hidayat selaku anggota DPRD Sleman dari Dapil 3 Ngemplak, Kalasan Prambanan.
Sementara itu Nur Hidayat A.Md selaku anggota Dewan dari Dapil menyampaikan bahwa, “Beberapa regulasi baru telah diterbitkan guna mendukung pelaksanaan pemilihan lurah yang akan dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19. Regulasi baru itu yakni, Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Permendagri 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa. Kemudian, Surat Edaran Mendagri Nomor 141/6698/sj tentang Jumlah Pemilih Di Tempat Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa Serentak Di Era Pandemi Covid-19”. Pemilihan lurah serentak di Kabupaten tetap akan dilaksanakan secara elektronik sesuai ketentuan Pasal 5A Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Kepala Desa yang berbunyi Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa secara serentak dilakukan dengan Pemilihan Kepala Desa secara elektronik, dan pelaksanaan Pemilihan Lurah Serentak akan dilaksanakan pada 31 Oktober 2021. Hal ini tentunya dengan mepertimbangkan berbagai hal dan implikasi terkait protocol kesehatan didalamnya.
Sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 141/6698/SJ tanggal 10 Desember 2020 tentang Jumlah Pemilih di Tempat Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa Serentak di Era Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dalam prosesnya e voting harus memperhatikan protokol kesehatan dimana para peserta tetap menggunakan masker dan jaga jarak serta pada saat praktek menggunakan perangkat E-Voting peserta diberikan sarung tangan plastic .
Dalam diskusi dan tanya dengan peserta forum mengemuka bahwa untuk Ngemplak berkomitmen menjelang dilakukanya pilihan lurah ini melakukan vaksinasi untuk akan digenjot sampai 70% warganya di vaksin untuk dosis 1 setidaknya sampai dengan akhir September 2021. Dari lima desa di Kapanewon Ngemplak yakni Desa Sindumartani, Bimomartani, Widodomartani, Wedomartani, Umbulmartani yang bakal melakukan pemilihan lurah adalah desa Bimomartani.
Komitmen dan upaya bersama guna menegakkan aturan serta menjaga kondusifitas disetiap kalurahan untuk mewujudkan penyelenggaraan Pemilihan Lurah tahun 2021 yang baik dan sukses.

(arif) 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *